Potensi Sport Tourism Cukup Besar, Kawasan The Nusa Dua Makin Dilirik

20 hours ago 1
ARTICLE AD BOX
Direktur Komersial ITDC, Troy Reza Warokka, tidak memungkiri banyak cabang olahraga yang hendak menggunakan kawasan The Nusa Dua sebagai lokasi atau venue kegiatan. Namun, semua kegiatan sport tourism itu akan dikurasi lebih dahulu oleh pengelola. “Tentu juga tidak mungkin melaksanakan kegiatan yang menimbulkan kebisingan, itu tidak bisa. Kalau olahraga yang timbul suara bising, dilakukan di Mandalika. Jadi semuanya sudah ada lokasinya,” katanya belum lama ini

Menurut dia, setiap cabang olahraga atau penyelenggara event yang hendak menggunakan venue di The Nusa Dua, akan ada tim yang melakukan kurasi terlebih dahulu. Baik itu durasi waktu kegiatan, jumlah penonton dan desibel suara yang ditimbulkan jika digelar. Hal ini, kata dia, semata untuk memberikan kenyamanan kepada para tamu yang ada di dalam kawasan tersebut. “Operasional kita juga terbatas sampai jam 10 malam. Kita akan pertimbangkan semuanya itu, kalau tidak sesuai, maka itu tidak bisa dilaksanakan di kawasan The Nusa Dua,” tegasnya.

Troy menekankan, kalau kawasan The Nusa Dua memang bukanlah sebagai pelaksana atau pembuat acara, namun pihaknya semata menyediakan tempat. Maka dari itu, perlu pertimbangan lebih matang untuk berbagai event. Salah satu yang menjadi contoh adalah kejuaraan dunia panjat tebing pada Mei mendatang. Pihaknya memastikan event itu dilaksanakan di Pulau Peninsula lantaran dinilai tidak menimbulkan kebisingan dan mengganggu tamu lainnya.

“Ini juga sudah sesuai penilaian tim kita. Kegiatannya nanti terpusat di Pulau Peninsula dan itu tidak mengganggu kenyamanan karena tidak menimbulkan kebisingan,” katanya. 7 dar
Read Entire Article